Berita Terbaru
Loading...

Terbaru

18 November, 2014
PELATIHAN GOOGLE EARTS

PELATIHAN GOOGLE EARTS


Hari ini Selasa, tanggal  18 November 2014 Balai Data, Surveilans dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Prov. Sulut melaksanakan kegiatan Pelatihan singkat Sistem Informasi Geografis mengenai GOOGLE EARTH. Pelatihan yang difasilitasi oleh Kepala Balai : dr Phebe Watuseke,MPHM dipimpin oleh Bpk. Tonny Panjaitan sebagai IT consultan. Pelatihan yang diikuti oleh personil Seksi Data dan Sistem Informasi Kesehatan : Tinny Sambeka, Ulfa Abidin, Jeffry Sasuk, Asri Lumempouw dan Olvi Mamarodia
Menurut Kepala Balai dengan kegiatan pelatihan ini, harapannya, SDM pengelola data Dinkes Prov Sulut dapat mengembangkan sistem pengolahan data dengan menggunakan  teknologi digital yang  mudah dimengerti melalui pemetaan pada google earth. (by : TS)
IBADAH DINAS KESEHATAN PROV. SULUT

IBADAH DINAS KESEHATAN PROV. SULUT



Di tengah kesibukan pekerjaan di lingkungan Dinas Kesehatan, dijadwalkan ibadah bagi semua Pegawai dengan berbagai golongan agama, khusus agama Kristen dilaksanakan rutin setiap hari Selasa, jam 08.00.
Hari Selasa, 18 November 2014 ibadah dipimpin oleh Bpk. Ev. Vanny Potabuga dengan tema : "Roh Kudus adalah oknum berkuasa ". ibadah dikoordinir oleh Bidang Kesga dan Gizi
ibadah berlangsung penuh hikmat namun sering diselingi lelucon dari bpk Evanglish, hingga  pegawai yang ikut ibadah sering tertawa terbahak-bahak. 
Semoga pegawai dinas kesehatan akan menjadi pegawai yang selalu dipenuhi rohkudus hingga punya integritas. Walau naik BBM, tetap percaya bahwa Tuhan selalu menyediakan semua yang kita perlukan. (by: TS)

Gladi Lapangan

Gladi Lapangan

Dinas kesehatan sulawesi utara,melalui bidang PMK melaksanakan gladi posko untuk penanggulangan bencana yaitu "GLADI LAPANGAN" yang dilaksanakan di kompleks Kantor Dinas Kesehatan Prov Sulut dan RSUP Prof Kandou. Kegiatan ini dihadiri oleh 150 peserta melibatkan lintas sektor petugas kesehatan,dinas kesehatan kab kota,Puskesmas,karang taruna,KKP,BTKL,RS kandouw dan RS Bayangkara.Kegiatan ini merupakan lanjutan dari bimbingan SPGDB(Sistem penanggulangan gawat darurat) yang telah dilaksanakan sebelumnya.Kegiatan ini bertujuan untuk melatih petugas kesehatan dan sektor terkait dalam menangani krisis kesehatan non bencana, demikian penyampaian kepala dinas kesehatan dr.Liesje.G.L Punuh.MKes.



















.
BIMBINGAN TEKNIS GLADI LAPANGAN POSKO PENANGGULANGAN BENCANA

BIMBINGAN TEKNIS GLADI LAPANGAN POSKO PENANGGULANGAN BENCANA


Briefing Kegiatan dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dr. Liesje G.L. Punuh, M.Kes diikuti oleh Kepala Bidang PMK  Dinas Kesehatan Provinsi  Sulawesi Utara Merry C. Rumbay, SKM, M.Kes, Sekretaris PPK regional dr. Steven Dendal, MPH dan Tim PPK pusat.
12 November, 2014
PEMECAHAN REKOR MURI DETEKSI DINI OBESITAS

PEMECAHAN REKOR MURI DETEKSI DINI OBESITAS




Hari Kesehatan Nasional tanggal 12 november 2014 adalah HKN yang istimewa bagi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara karena tepat berada pada usia yang ke 50 tahun di tahun emas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Pada hari ini diadakan upacara di halaman kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara dan dilanjutkan dengan kegiatan pemecahan rekor MURI "Deteksi Dini Obesitas" berupa pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar perut. Pengukuran ini diikuti oleh 8367 orang yang berasal  dari masyarakat Kota Manado dan Pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara 1628 orang, kabupaten Minahasa Tenggara 800 orang, Kota Kotamobagu 245 orang, Kota Bitung 900 orang, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 4259 orang, Kabupaten Minahasa 461 orang, dan Kabupaten Minahasa Utara 74 orang demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dr. Liesje G.L .Punuh, M.Kes  melalui Kepala Bidang PMK Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara Merry C. Rumbay, SKM, M.Kes. Dengan jumlah peserta 8367 orang maka  Musium Rekor Dunia Indonesia menganugrahkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara atas Rekor Pemrakarsa Deteksi Dini Obesitas dengan Peserta Terbanyak.

11 November, 2014
LATIHAN PENGELOLA WEBSITE DINKES

LATIHAN PENGELOLA WEBSITE DINKES


Dinas Kesehatan Prov.  Sulut kembali mengaktifkan  websitenya dengan alamat dinkes.sulutprov.go.id. Hari ini dilakukan latihan bagi semua pengelola website yang dipercayakan kepada UPTD Balai Data, Surveilans dan Sistem Informasi Kesehatan di bawah pimpinan dr Phebe watuseke, MPHM. Latihan berlangsung serius dengan narasumbernya Bpk Satriyo sebagai pihak penyedia jasa pembuatan website.

PERSIAPAN PEMECAHAN REKOR MURI DALAM RANGKA TAHUN EMAS HKN DI SULUT

PERSIAPAN PEMECAHAN REKOR MURI DALAM RANGKA TAHUN EMAS HKN DI SULUT



Perayaan HUT Kesehatan ke 50, atau tahun emas HKN di Provinsi Sulut yang akan dilaksanakan hari rabu, 12 November 2014 rencananya akan digelar kegiatan "Pemecahan Rekor Muri" berupa  pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) yang akan diikuti oleh 1.500 peserta dari berbagai kalangan di lapangan ktr gubernur jam 7.30 sampai selesai. Adapun keiatan ini  akan diawali dengan upacara yang diharapkan akan dipimpin oleh orang nomor satu Prov Sulut Bpk S.H Sarundayang. Dalam persiapan kegiatan ini,panitia melaksanakan  persiapan di ruang sekertariat Dinkes  dan dilanjutkan dengan  gladi bersih di tempat pelaksanaan kegiatan rekor muri. kegitan ini dikoordinir oleh ibu Merry Rumbay SKM MKes.
04 November, 2014
MASALAH KESEHATAN TRANSISI DARURAT BENCANA DITANGANI SATU PINTU

MASALAH KESEHATAN TRANSISI DARURAT BENCANA DITANGANI SATU PINTU



Manado – Hingga tanggal 29 April yang dinyatakan masa transisi tanggap darurat oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saat ini masalah kesehatan bagi korban banjir di Kota Manado akan lamgsung diserahkan pada Dinas Kesehatan Kota Manado. hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr Grace Punuh, M.Kes.

Menurut dia, Dinas Kesehatan Provinsi pada tanggap darurat tetap membeck up masalah kesehatan di Kota Manado satu kali dua puluh empat jam, tetapi saat ini akan dilayani satu pintu karena tinggal Kota Manado yang masih tanggap darurat.

“Jadi kita tetap membeck up mereka pada pos logistik kesehatan Kota Manado, jadi kalau nantinya ada permintaan misalnya bahan makanan untuk bayi, balita, ibu hamil, masker, vitamin juga disamping obat-obatan dan fogging,” ujar Punuh



sumber  : http://beritamanado.com/masalah-kesehatan-transisi-darurat-bencana-ditangani-satu-pintu/

DINKES SULUT JANJI SEGERA TINDAK LANJUTI MASALAH RUJUKAN DI RSUD NOONGAN

DINKES SULUT JANJI SEGERA TINDAK LANJUTI MASALAH RUJUKAN DI RSUD NOONGAN




MANADO, ME : Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara berjanji akan segera menindak lanjuti permasalahan tidak beroperasinya kendaraan ambulance rujukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Noongan. Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, dr Liesye Grace Punuh M.Kes, saat dkonfirmasi ManadoExpress.com, Jumat (24/01/2014).

“Memang saat ini kami sedang fokus pada penanganan warga pasca bencana banjir di Manado. Namun terkait masalah di RSUD Noongan ini akan segera kami tindak lanjuti juga karena memang sangat berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat umum,” ucap Liesye.

Ketika ditanya apakah perihal belum beroperasinya kendaraan ambulance beberapa bulan terakhir ini sudah pernah dilaporkan ke Dinkes Sulut, dirinya mengaku belum pernah menerima laporan semenjak dirinya menjabat sebagai Kadis Kesehatan Sulut. “Kalau masalah ini saya juga baru tahu lewat pemberitaan media, karena laporannya belum pernah masuk ke saya semenjak saya menjadi kepala dinas pada tanggal 3 Desember lalu,” kata dia.

Namun dikatakannya, terkait persoalan ini dirinya telah menghubungi pihak RSUD Noongan dan telah menerima klarifikasi dari Direktur Umum RSUD Noongan, dr Inggrit Giroth M.Kes, bahwa kendaraan ambulance yang dimiliki rumah sakit tersebut memang pada beberapa bulan terakhir ini belum bisa beroperasi secara maksimal karena mengalami kerusakan di bagian mesin.

”Klarifikasi dari pihak RSUD Noongan, soal kendaraannya belum bisa beroperasi secara maksimal, itu disebabkan karena kerusakan mesin. Tapi nanti saya akan cek lagi untuk anggaran pemeliharaannya,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, semenjak 6 bulan terakhir ini kendaraan ambulance di RSUD Noongan tidak beroperasi secara maksimal. Akibatnya, pasien yang menerima perawatan rujukan dari Rumah Sakit ini terpaksa harus menggunakan mobil pribadi atau jasa mobil sewaan yang tidak dilengkapi fasilitas medis seperti yang tersedia pada mobil ambulance. (Jeksen Kewas)

sumber : http://www.manadoexpress.com/berita-3396-dinkes-sulut-janji-segera-tindak-lanjuti-masalah-rujukan-di-rsud-noongan.html
Copyright © 2013 Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara All Right Reserved by datalinkDigital