Berita Terbaru
Loading...
05 October, 2015

PELATIHAN PENGENDALIAN DAN KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI EMERGING INFECTION DISEASES (EIDs) BAGI TIM GERAK CEPAT (TGC) REGIONAL TIMUR INDONESIA.

Kementerian Kesehatan RI dalam hal ini Direktorat Simkarkesma Ditjen P2PL melakukan kegiatan Pelatihan Pengendalian dan Kesiapsiagaan Menghadapi Emerging Infection Disease (EIDs) bagi Tim Gerak Cepat (TGC) Regional Timur Indonesia  di Bapelkes (Balai Pelatihan Kesehatan) Manado. 
Kegiatan Pelatihan ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara : dr Jemmy J.R Lampus pada hari Minggu tanggal 4 Oktober 2015 jam 19.00.


Dalam sambutannya, dr Jemmy mengatakan bahwa Pihak Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Simkarkesma Ditjen P2PL terus berupaya menyusun strategi dan rencana aksi untuk pengendalian kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi transmisi penyakit menular potensial KLB dan atau wabah bahkan penyakit menular yang bersifat emerging infection Diseases (EIDs) seperti H5Ni, H7N9, Mers-CoV, Virus Ebola dan EIDs lainnya. Salah satu upaya yang dilakukan  adalah peningkatan kapasitas building Tim gerak Cepat (TGC) seperti yang dilakukan saat ini. 
Kesiapan Indonesia dalam implementasi Internasional Health Regulation (IHR) tahun 2005 merupakan salah satu penerapan Global Helath Security dan berdasarkan  Kepmenkes nomor 1501 tahun 2010 dan nomor 86 tahun 2014 bahwa TGC harus ada di setiap provinsi dan Kab/kota. 
Saat ini 34 provinsi di Indonesia telah memiliki TGC  yang beranggotakan petugas surveilans dinas kesehatan, dinas peternakan, petugas RS rujukan , petugas laboratorium, KKP dan BTKL. 
Menurut dr Jemmy, dengan munculnya ancaman beberapa penyakit menular, maka harus dilakukan penyegaran terhadap TGC  dalam penanggulangan KLB penyakit tersebut, karena peran dan tanggungjawab TGC sangatlah besar.
Menutup sambutannya, dr Jemmy mengatakan bahwa  ada  3 hal penting keberhasilan TGC yakni :
1. Mempunyai komitmen yang tinggi terhadap tanggungjawab sebagai TGC
2. Melaksanakan koordinasi dan komunikasi secara cepat dengan lintas program dan sektor
3. Membangun jejaring dengan semua lini untuk kepentingan diseminasi maupun update informasi.
 
Kegiatan pelatihan ini rencananya akan dilaksanakan sampai hari Rabu 7 Oktober 2015 yang dihadiri langsung oleh Direktur Simkarkesma Ditjen P2PL Kemenkes RI : dr Wiendra Waworuntu MKes  yang notabene adalah Putri dari Sulut. Sedangkan   peserta-pesertanya berasal  dari Dinas Kesehatan dan dinas Peternakan wilayah Indonesia Timur, dari Rumah Sakit, KKP dan BTKL.

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Copyright © 2013 Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara All Right Reserved by datalinkDigital