Berita Terbaru
Loading...
12 October, 2016

PELANTIKAN PENGURUS YAYASAN JANTUNG INDONESIA CABANG SULUT


Hari jantung sedunia dirayakan setiap tahun pada tanggal 29 September. Tahun 2016 ini, tema yang diangkat adalah "Heart Healthy Environtment" atau Lingkungan Sehat Bagi Jantung, hal ini bertujuan menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler bagi individu, keluarga dan orang sekitar. 
Dalam rangka mengendalikan peningkatan kejadian penyakit, kematian dan kecacatan yang disebabkan penyakit kardiovaskuler, perlu dilakukan upaya pencegahan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dengan mengenali gejala dan risiko penyakit kardiovaskuler sehingga dapat menentukan langkah-langkah pencegahaan yang tepat. 
Hal ini yang sedang dilakukan oleh  pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) baik di pusat maupun di daerah bagi tercapainya tujuan menurunkan resiko penyakit jantung dan pembuluh darah di setiap provinsi. 
Di Provinsi SULUT telah dibentuk pengurusnya dan dilantik pada hari Selasa tanggal 11 Oktober 2016 di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut oleh Ketua Umum Pusat YJI disaksikan Oleh Wakil Gubernur Prov Sulut Drs Steven O. Kandouw, Kepala Dinas Kesehatan beserta pejabat di lingkungan Pemprov Sulut. 
Adapun pengurus YJI cabang Sulut diketuai oleh  Ibu dr. Kartika Devi Tanos, MARS yang kesehariannya sebagai ibu Wakil Gubernur Prov Sulut dan sebagai Kepala UPTD Balai Data, Surveilans dan SIK Dinkes Prov. Sulut.  Dalam kepengurusan cabang prov Sulut ini dilengkapi dengan wakil, sekretaris serta beberapa bidang.
.
Menurut Pusdatin Kemenkes, ada lebih dari  36 juta orang yang meninggal setiap tahunnya karena penyakit tidak menular (PTM) atau 63 % dari seluruh kasus kematian. dan penyebab penyakit PTM terbesar adalah menyakit kardiovaskuler. kematian akibat penyakit kardiovaskuler terutama karena penyakit jantung koroner dan stroke diperkirakan akan terus meningkat  mencapai 23,3 juta kematian di tahun 2030. 
Dari data yang ada, pada tahun 2013 prevalensi hipertensi pada umur di atas 18 tahun di Indonesis, ternyata Prov.Sulut menduduki ranking tertinggi. Selain itu prevalensi penyakit jantung koroner, gagal jantung dan stroke di beberapoa provinsi, Sulawesi dan kalimantan yang tertinggi.


Ada beberapa faktor resiko penyakit jantung yang terdiri dari faktor resiko termodifikasi dan tidak termodifikasi. faktor resiko yang tidak termodifikasi adalah :
  1. riwayat keluarga
  2. umur
  3. jenis kelamin
  4. obesitas
 sedangkan yang dapat dimodifikasi adalah
  1. hipertensi
  2. diabetes militus
  3. dislipidemia
  4. kurang aktifitas fisik
  5. diet tidak sehat
  6. stres.
Masyarakat diharapkan dapat melakukan prilaku sehat  : "CERDIK' yakni :
C : Cek Kesehatan secara Berkala
E : Enyahkan Asap Rokok
R : Rajin Aktifitas Fisik
D : Diit Sehat dengan Kalori Seimbang
I : Istirahat yang Cukup
K : Kelola Stress.

Dalam pelantikan pengurus YJI Sulut, Wakil Gubernur : Drs Steven O. Kandouw memberi sambutan yang intinya medukung sepenuhnya yayasan jantung Indonesia dan akan membantu semua program yayasan sesuai regulasi,  demi terwujudnya Sulut yang hebat karena msyarakatnya sehat.

by : tfs

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Copyright © 2013 Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara All Right Reserved by datalinkDigital