Wujudkan 3SP Dinas Kesehatan Daerah Prov. Sulut Tanda Tangan Perjanjian Kerjasama Dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) Nasional

98
Perjanjian Kerjasama Antara Dinas kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan Badan Informasi Geospasial Nasional

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendukung penuh Kebijakan Satu Peta yang
merupakan salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo  dalam pelaksanaan Nawa Cita. Dukungan Pemerintah Sulawesi Utara dalam upaya percepatan pembangunan kesehatan di Sulawesi Utara dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang sehat, dapat dilihat dengan dikeluarkannya Peraturan Gubernur No. 36 tahun 2019 Tentang Sulut Sehat Satu Peta.  Adanya, kebijakan satu peta ini, perencanaan pembangunan, kesehatan, penyediaan infrastruktur, penerbitan izin, serta berbagai kebijakan nasional dapat mengacu pada data spasial yang akurat.

Sulut Sehat Satu Peta (3SP) merupakan suatu program Inovatif yang dilahirkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dr. Debie K.R. Kalalo, MSc.PH, menjadi salah satu program  yang mendapat perhatian pada Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis Penguatan Jaringan Informasi Geospasial Nasional Regional Sulawesi, Rabu (2/10/2019).

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan Badan Informasi Geospasila (BIG) naasional disaksikan oleh Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan Badan Informasi Geospasila (BIG) Nasional disaksikan oleh Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw

Perhatian ini diwujudkan dalam bentuk Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan Badan Informasi Geospasial Indonesia disaksikan oleh Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw.

“Sulut Sehat Satu Peta (3SP) adalah Kegiatan integrasi data Kesehatan dan data Geospasial menjadi salah satu Informasi Geospasial Tematik (IGT) Kesehatan, data yang telah di analisis diproses dan dituangkan dalam bentuk Peta Geospasial dengan ketelitian 1:5000. Peta Geospasial ini pertama untuk tematik kesehatan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan kesehatan yang lebih presisi dan tepat sasaran”, dengan 3SP dapat dilihat profil kesehatan yang meliputi; Status keluarga sehat, Rumah sehat, Penyebaran penyakit dan gangguan kesehatan, Tempat umum sehat, Pariwisata sehat, Distribusi kepemilikan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan) dan BPJS Ketenagakerjaan, Rumah berisiko bencana, Status ekonomi,  demikian jelas dr. Debie. Nantinya kedepan semua orang di Sulawesi Utara akan terpetakan status dan kondisi kesehatannya. Program Ini adalah program inovasi yang pertama kali di Indonesia.

 

print