Berita Terbaru
Loading...

VISI & MISI

 

VISI,MISI,TUJUAN DAN SASARAN STRATEGIS DAN KEBIJAKAN   

 

 

Visi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara :



          “ MASYARAKAT SULAWESI UTARA SEHAT
          YANG MANDIRI DAN BERKEADILAN “




       Misi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara :

        Untuk mencapai masyarakat Sulawesi Utara sehat yang mandiri dan berkeadilan ditempuh
         Melalui misi sebagai berikut :

1. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat termasuk swasta dan masyarakat madani.

2. Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata , bermutu , dan berkeadilan .

3. Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumberdaya kesehatahan.

4. Mencipatakan tata kelola kepemerintahan yang baik.

4.2.  Tujuan , Sasaran, Strategi dan Kebijakan Jangka Menengah Dinas Kesehatan
Misi 1 :

 Meningkatakan derajat masyarakat , melalui pemberdayaan masyarakat termasuk swasta dan masyarakat madani.

Tujuan 1 :
Mewujudkan masyarakat yang dengan MDGs dan SPM.

Sasaran 1.1
Meningkatkan status kesehatan dan gisi Masyarakat .


Strategi
1. Meningkatkan pendidkan gizi masyarakat melalui kampanye dan KIE

2. Memenuhi kebutuhan obat gizi terutama kapsul vitamin A, tablet Fe dan mineral mix melalui
optimalisasi sumberdaya pusat dan daerah .

3. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas dalam pemantauan pertumbuhan, konseling, menyusuidan MP-ASI , tatalaksana gizi buruk,dan suveilan gizi

4. Memberikan PMT pemulihan bagibalita gizi kurang.

5. Pemberian tablet Fe ibu hamil yg diintegrasikan dengan pelayanan ANC

6. Melaksanakan suveilan gizi diseluruh kabupaten/kota dan gizi dalam keadaan darurat

7. Melakukan pelatihan berfokus pada MTBS bagi petugas kesehatan

8. Peningkatakan cakupan dan kualitas kesehatan Ibu dan bayi baru lahir / anak.

9. Kerjasama lintaas program dan lintas sektor terkait, mitra lain, pemerintah. DPR, Organisasi profesi, swasta.

10. Pemberdayaan perempuan dan keluarga

11. Pemberdayaan masyarakat.

Kebijakan
1. Memperkuat peran serta masyarakat dalam pembinaan gizi masyarakat melalui posyandu.
2. Menerapkan standar pemberian makanan bagi bayi dan anak .
3. Meneruskan suplementasi gizi pada balita dan fortifikasi makanan
4. PMT pemulihan pada anak gizi kurang
5. Perawatan gizi buruk dilakasanakan dengan pendekatan rawat inap dipuskesmas perawatan dan RS maupun rawat jalan di puskesmas dan pos pemulihan gizi berbasis masyarakat .
6. Memperkuat surveilan gizi
7. Meningkatkan pelaksanaan strategi MTBS
8. Mendekatkan pelayanan kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak yang berkualitas kepada masyarakat.

Sasaran 1.2
Menurunnya angka kesakitan akibat penyakit menular dan tidak menular.
Strategi
1. Peningkatkan upaya preventif dengan sosilisasi program
2. Penemuaan kasus sedini mungkin dan intervensi pengobatan .
3. Peningkatkan upaya suveilance penyakit menular, suveilance aktif rumah sakit dan penanggulangan wabah.
4. Peningkatkan upaya suveilance penyakit tidak menular.
5. Peningkatkan penggalangan kemitraan dengan berbagai pihak dalam pengendalian penyakit tidak Menular (PTM)

Kebijakan
1. Peningkatkan sistim Kewaspadaan Disini (SKD) dan respons
2. Penurunan kasus penyakit menular dan peningkatkan penatalaksanaa kasus sesuai standar.
3. Mengembangkan sistim manajemen penyakit tidak menular secara terpadu, efisien dan efektif
4. Mengembangkan dan meningkatkan sistem surneylance penyakit tidak menular
5. Menjalin kerjasama lintas sektor dan lintas program untik pengendalian PTM

Sasaran 1.3
Meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi.

Strategi
1. Menigkatkan cakupan kualitas air bersih di perkotaan dan pedesaan
2. Meningkatkan sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM )

Kebijakan
1. Peningkatkan pemeriksaan kualitas air bersih
2. Memfasilitas kabupaten/kota dalam penyelengaraan STBM

Sasaran 1.4
Meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan tanggap darurat dalam penanggulangan kristis kesehatan akibat bencana.

Strategi
Meningkatkan kemampuan petugas kesehatan , dalam mitigasi, evakuasi , perawatan dan pengobatan tanggap darurat penanganan bencana.

Kebijakan
1. Memfasilitasi kabupaten/kota dalam penyusunan contingency plan.
2. Meningkatkan keterampilan petugas kesehatan dalam penanganan kegawat daruratan medik.
3. Meningkatkan kemampuan petugas dalam pemanfaatan sistim informasi untuk melakukan
Rapid Health Assessment (RHA).

Tujuan 2
Memberdayakan individu keluarga dan masyarakat agar mampu menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat , serta mengembangkan upaya kesehatan berbasis masyarakat

Sasaran 2.1
Meningkatkan perilaku masyarakat hidup bersih dan sehat (PHBS)

Strategi
Meningkatkan pemberdayaan masyarakat swasta dan masyarakat madani dalam pembangunan kesehatan melalui kerjasama nasional dan global.

Kebijakan
1. Meningkatkan upaya kesehatan dalam mencapai perubahan perilaku dan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat.

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Copyright © 2013 Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara All Right Reserved by datalinkDigital